Pahala Sholat Tarawih Menurut Ulama NU

Pahala Sholat Tarawih Menurut Ulama NU

Sholat Tarawih adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) di bulan Ramadan. Ulama Nahdlatul Ulama (NU) menekankan bahwa selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah, sholat Tarawih memiliki keutamaan besar, terutama dalam hal pahala dan pengampunan dosa.


1. Mendapat Ampunan Dosa

Dalam ajaran NU, sholat Tarawih dipandang sebagai sarana untuk menghapus dosa-dosa yang telah lalu, sebagaimana disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW:

"Barang siapa yang melaksanakan qiyam Ramadan (shalat malam di bulan Ramadan) karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari & Muslim)

Ulama NU menafsirkan bahwa "qiyam Ramadan" mencakup sholat Tarawih, sehingga orang yang menjalankannya dengan ikhlas akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT.


2. Pahala Berlipat Ganda

Bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah, di mana setiap amal ibadah akan dilipatgandakan pahalanya. Dalam I’anatut Thalibin, sebuah kitab yang sering dikaji di pesantren NU, disebutkan bahwa:

"Segala ibadah di bulan Ramadan, termasuk sholat Tarawih, memiliki pahala yang berlipat ganda dibandingkan bulan lainnya."

Oleh karena itu, ulama NU selalu menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak ibadah di bulan ini, termasuk sholat Tarawih.


3. Berpeluang Mendapat Malam Lailatul Qadar

Salah satu keistimewaan sholat Tarawih adalah membiasakan umat Islam untuk bangun di malam hari dan beribadah, sehingga lebih berpeluang mendapatkan Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Menurut ulama NU, sholat Tarawih yang dilakukan dengan istiqamah sepanjang Ramadan bisa menjadi salah satu cara untuk meraih keberkahan malam tersebut.


4. Pahala Sholat Tarawih Tiap Malam Berdasarkan Hadis

Dalam tradisi NU, sering diajarkan hadis tentang keutamaan sholat Tarawih di setiap malam Ramadan. Misalnya:

  • Malam pertama: Diampuni segala dosa seperti baru lahir kembali.
  • Malam ke-10: Diberi rezeki dan kebahagiaan.
  • Malam ke-20: Diselamatkan dari siksa neraka.
  • Malam ke-30: Diberi pahala seperti orang yang menunaikan haji dan umrah.

Meski ada perbedaan pendapat mengenai validitas hadis ini, banyak ulama NU tetap menggunakannya sebagai motivasi untuk menghidupkan malam Ramadan dengan sholat Tarawih.


5. Meningkatkan Derajat di Sisi Allah

Dalam kitab Fathul Mu’in, yang sering dikaji di pesantren NU, dijelaskan bahwa sholat malam, termasuk Tarawih, adalah ibadah yang bisa meningkatkan derajat seseorang di sisi Allah SWT. Rasulullah SAW juga bersabda:

"Lakukanlah sholat malam, karena itu kebiasaan orang-orang saleh sebelum kalian, mendekatkan kepada Allah, menghapus dosa, dan mencegah dari perbuatan dosa." (HR. Tirmidzi)

Ulama NU menekankan bahwa meskipun Tarawih adalah sunnah, keutamaannya sangat besar dan bisa menjadi penyebab seseorang mendapatkan kedudukan yang tinggi di akhirat.


Kesimpulan

Sholat Tarawih memiliki pahala yang luar biasa menurut ulama NU, mulai dari pengampunan dosa, pahala berlipat ganda, peluang mendapatkan Lailatul Qadar, hingga peningkatan derajat di sisi Allah. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk menjalankannya dengan istiqamah selama Ramadan agar mendapatkan keberkahan dan pahala yang maksimal.

Semoga kita semua diberikan kekuatan dan keistiqamahan dalam menjalankan ibadah sholat Tarawih.

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama